Panomnom Logo
Loading...

Diet Rendah Kolesterol: Jenis Makanan yang Dapat Menurunkan Kolesterol

Apa itu diet rendah kolesterol? Kolesterol merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam aliran darah, yang juga merupakan molekul lipid yang penting dari semua sel dalam tubuh, terutama sel-sel di otak dan sistem saraf. Kolesterol diproduksi oleh hati dan juga ditemukan dalam beberapa makanan, seperti daging, produk susu, dan telur. Terlalu banyak kolesterol dalam darah dapat menyebabkan penumpukan plak pada dinding arteri, yang dapat membatasi aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Diet plan photo created by rawpixel.com - Freepik
Loading...
Diet plan photo created by rawpixel.com - Freepik

Diet rendah kolesterol merupakan diet dengan makan makanan yang rendah lemak. Jenis diet ini penting bagi orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, karena dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Cara yang terbaik untuk mengatasi risiko penyakit jantung bergantung pada situasi dan riwayat kesehatan kalian. Ada banyak makanan yang dapat dimasukkan dalam menu diet rendah kolesterol, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan sumber protein tanpa lemak. Berikut ini kita akan membahas makanan apa saja yang harus dihindari.

Unggas

Jika kalian ingin menambahkan daging unggas ke dalam diet rendah kolesterol, ayam dan kalkun (turkey) adalah pilihan yang bagus. Daging ini merupakan sumber protein tanpa lemak dan juga memberi kalian nutrisi penting seperti protein dan vitamin B6. Namun, perhatikan kulit pada unggas ini. Kulitnya mengandung lemak jenuh yang tinggi dan secara signifikan dapat meningkatkan kadar kolesterol. Jadi, jika kalian ingin menurunkan kolesterol, buanglah kulitnya sebelum dimasak. Sedangkan daging bebek dan angsa merupakan makanan unggas yang tinggi kolesterol. Sebaiknya hindari memakan daging bebek dan angsa jika ingin menurunkan kadar kolesterol kalian.

Susu

Milk jug photo created by freepik - Freepik
Loading...
Milk jug photo created by freepik - Freepik

Susu merupakan salah satu minuman yang paling kaya akan nutrisi. Susu mengandung vitamin, mineral, dan protein tinggi. Beberapa orang khawatir bahwa susu mungkin mengandung senyawa berbahaya, tapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa susu aman untuk diminum. Susu merupakan sumber protein, kalsium dan vitamin D, yang penting untuk tulang, tapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa beberapa jenis susu dapat mengandung kolesterol. Untuk menurunkan kadar kolesterol, kalian harus menghindari jenis susu ini: susu kental, yogurt, es krim, mentega, dan keju. Namun jangan khawatir, untuk penggantinya kalian bisa mengonsumsi susu rendah lemak (low-fat milk), yogurt tanpa lemak (non-fat yogurt), keju ricotta, dan skim milk. Jenis susu ini dapat menjadi cara yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol kalian.

Telur

Ada banyak mitos yang beredar mengenai telur. Apakah telur sehat atau tidak? Telur merupakan sumber protein yang baik dan mengandung banyak vitamin dan mineral. Kuning telur mengandung tinggi kolesterol dan lemak jenuh, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, tetapi putih telur mengandung rendah kolesterol dan mengandung banyak nutrisi lainnya. Putih telur merupakan sumber protein yang baik dan hampir tidak mengandung lemak atau kolesterol. Putih telur juga memiliki sejumlah vitamin, mineral, termasuk vitamin D dan selenium. Putih telur juga merupakan sumber vitamin B yang baik, termasuk B2 dan B12.

Berikut resep makanan berbahan dasar telur: Tahu Telur, Opor Tahu Telur, dan Orak Arik Telur Wortel.

Kacang

Nuts photo created by azerbaijan_stockers - Freepik
Loading...
Nuts photo created by azerbaijan_stockers - Freepik

Kacang merupakan snack yang sehat, tapi ada beberapa jenis kacang yang baik untuk kolesterol. Kacang kenari (walnuts), almond, hazelnut, dan pecan nuts adalah jenis kacang yang baik untuk kolesterol karena mengandung asam alfa-linolenat (ALA), asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Di sisi lain, kacang mete, kacang panggang, selai kacang, kacang macadamia, dan brazil nuts bukanlah kacang yang baik untuk kolesterol karena mengandung lemak jenuh yang tinggi. Brazil nuts merupakan jenis kacang yang populer karena mengandung protein dan serat yang tinggi, tapi kacang ini tidak baik untuk kalian yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Satu brazil nuts mengandung 68-91 mcg selenium, kandungan ini melebihi asupan harian untuk selenium (asupan selenium harian yang direkomendasikan adalah 55 mcg). Terlalu banyak makan makanan yang mengandung selenium dapat meningkatkan kadar kolesterol serta berbahaya bagi kesehatan kalian.

Minyak dan Lemak

Ada dua jenis kolesterol, HDL (high-density lipoprotein) dan LDL (low-density lipoprotein). HDL dianggap sebagai kolesterol baik karena membantu menghilangkan kolesterol jahat dari tubuh. LDL dianggap kolesterol jahat karena lemak dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan penyakit jantung. Ada beberapa jenis minyak yang mengandung tinggi lemak jenuh (saturated fats), yang dapat meningkatkan kadar LDL. Minyak ini diantaranya, minyak kelapa, minyak sawit, mentega, mayones, dan lemak babi. Namun ada jenis minyak lainnya yang mengandung lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fats) yang tinggi, yang dapat menurunkan kadar LDL. Contoh dari minyak ini adalah olive oil, canola oil, sunflower oil, soybean oil, corn oil, dan salad dressings.